Sosialisasi Ruang Publik Taman Ramah Anak di RA Al-Amin Cibuyur

[20/1/2024] Pendidikan adalah hal yang utama dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak-anak memerlukan ruang yang dapat membantu perkembangan motorik serta sensoriknya, sehingga tumbuh kembang anak dapat lebih maksimal. Atas dasar itu, sekolah-sekolah anak usia dini, seperti halnya pada RA Al Amin Cibuyur, menyediakan ruang publik berupa taman bermain. Area inilah yang menjadi area aktif dimana anak-anak melakukan berbagai aktivitas. Taman ini disediakan sebagai ruang anak untuk melatih tumbuh kembangnya, terutama dalam merangsang motorik serta sensorik anak.

Akan tetapi, penyediaan taman anak sering kali tidak sesuai dengan standar RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak), sehingga taman tersebut tidak dapat dijamin keselamatan serta kesehatannya untuk anak-anak, terlebih dengan minimnya kesadaran keamanan pada anak. Tidak jarang terjadi kecelakaan yang terjadi saat anak bermain di taman bermain. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Tim 1 UNDIP 2024 di Desa Cibuyur, Azzahra Amalia Nafisha dari program studi Arsitektur, Fakultas Teknik, melakukan sosialisasi mengenai RPTRA dan hal-hal yang wajib diperhatikan dalam desain taman ramah anak. Sosialisasi ini menjadikan wali murid serta tenaga pengajar RA Al-Amin sebagai sasaran program kerja.

Terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam RPTRA, yaitu aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, kemudahan aksesibilitas, keamanan, serta keindahan. Keenam aspek inilah yang harus dievaluasi pada taman bermain anak, terutama pada ruang publik anak seperti yang tersedia pada beberapa sekolah anak usia dini. Keenam aspek ini menyinggung beberapa faktor, seperti material, standar antropometri. kenyamanan fisik dan psikologi, jalur-jalur sirkulasi, pencegahan tindak kejahatan serta pengaruh psikologi warna pada anak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *