KKN Tim I UNDIP: Sosialisasi Budidaya Maggot untuk Mengatasi Pemborosan Pangan di Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring.

Pemalang (31/1). Mahasiswa KKN TIM I Universitas Diponegoro menyelenggarakan program sosialisasi kepada masyarakat mengenai budidaya maggot untuk mengatasi pemborosan pangan yang terjadi di Desa Cibuyur. Program ini dilatarbelakangi menggunakan maggot dengan tujuan untuk menghabisi sisa-sisa makanan yang tidak dihabisi sehingga tidak akan ada lagi sisa-sisa makanan yang terbuang. Sampah tersebut tergolong ke dalam kategori sampah organik yang mana dapat dimanfaatkan kembali salah satunya yaitu dengan pembudidayaan maggot sebagai pengurai sampah organik tersebut.

Penggunaan maggot dalam hal ini tentu memiliki tujuan yaitu karena kandungan nutrisi yang dimiliki oleh maggot yang tinggi, investasi yang murah sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar, ramah lingkungan karena tidak ada penggunaan bahan kimia di dalam proses budidaya maggot ini. Dalam pembudidayaan maggot juga harus diperhatikan pemilihan wadah atau tempatnya, pemilihan bibit maggot, penetasan telur, pemberian makanan, pemeliharaan suhu dan kelembapan, pemisahan maggot dengan pupa, kebersihan dan perawatan rutin, serta penggunaan produk hasil budidaya. Hasil produk dari pada budidaya maggot yaitu dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman.

Tujuan dari program ini yaitu untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat Desa Cibuyur tentang budidaya maggot, manfaatnya, dan alasan penggunaan maggot untuk mengatasi pemborosan pangan di Desa Cibuyur. Program ini diadakan di Balai Desa yang dihadiri oleh masyarakat dengan pemaparan materi, kemudian menampilkan maggot yang sudah dibudidayakan, dan melakukan sesi pertanyaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *