KN Tim I UNDIP: Pelatihan Perbanyakan Trichoderma sp. pada Petani di Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Universitas Diponegoro 2023/2024 melaksanakan kegiatan Pelatihan perbanyakan Trichoderma spp. di Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang. Berdasarkan observasi sebelum pelaksanaan KKN untuk bisa mengambil informasi terkait budidaya tanaman di Desa Cibuyur. Setelah dilakukan observasi, maka dibuatlah program kerja “Pelatihan perbanyakan Trichoderma spp. sebagai agen hayati pengendali hama dan penyakit”. Program kerja tersebut dilakukan oleh Iqbal Yusuf S dari jurusan Agroekoteknologi (Fakultas Peternakan dan Pertanian) untuk membantu petani dalam pengendalian hama penyakit tular tanah.

Program kerja dimulai dari pengumpulan alat dan bahan. Bahan utama yang digunakan dalam proses perbanyakan Trichoderma sp. adalah isolat Trichoderma sp. Isolat dapat diperoleh di Laboratorium Pengamatan Hama Penyakit Tanaman. Setelah mempunyai isolat, maka dilakukan beberapa langkah perbanyakan seperti perendaman jagung (media tumbuh untuk isolat), strelisisasi jagung, serta penularan isolat pada jagung. Setelah beberapa langkah tersebut selesai maka hasil perbanyakan bisa disimpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung selama kurang lebih satu minggu sampai muncul warna hijau pada jagung.

Pelatihan Perbanyakan Trichoderma sp. dilakukan pada tanggal 25 Januari 2024 pukul 20.00 WIB di rumah kediaman ketua RT 28, Dusun Kranding Barat, Desa Cibuyur. Kegiatan ini juga mengundang masyarakat Dusun Kranding Barat yang mayoritas bekerja sebagai petani serta mahasiswa KKN yang lain. Sosialisasi dimulai dengan pembagian “Panduan Perbanyakan dan Pengaplikasian Trichoderma sp.” dan dilanjutkan presentasi tentang cara perbanyakan dan pengaplikasian Trichoderma sp. Sesi diskusi dilakukan bersama petani yang hadir. Para petani antusias berdiskusi dengan mahasiswa terkait cara perbanyakan maupun pengaplikasian Trichoderma sp. Beberapa topik diskusi yang dilontarkan petani antara lain: media yang digunakan dalam perbanyakan, kondisi isolat Trichoderma sp, dan manfaat Trichoderma sp. serta dosis yang dibutuhkan untuk diaplikasikan pada luasan lahan. Apabila ada pertanyaan yang belum bisa dijawab, maka petani akan berbagi pengalaman dengan mahasiswa terkait pertanyaan tersebut. Sesi diskusi juga dibarengi dengan pembagian konsumsi untuk petani dan mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *