Bahaya Kanker Payudara, Kenali Ciri-Ciri dan Upaya Pengobatannya.

[19/01/24] Kanker payudara bukan sekadar ancaman, tetapi juga merupakan salah satu pembunuh utama di dunia yang mengintai tanpa suara. Kanker payudara dapat terjadi bukan hanya bagi wanita, namun juga pada sebagian kecil pria. Kondisi ini dapat berkembang tanpa gejala yang jelas pada awalnya, sehingga pemahaman tentang bahayanya menjadi kunci untuk deteksi dini dan pengobatan yang berhasi. Selain berbahaya bagi tubuh, kanker payudara juga dapat memengaruhi aspek psikologis, sosial, dan ekonomi dalam kehidupan seorang individu.

Maka dari itu, Mahasiswa Kuiah Kerja Nyata Universitas Diponegoro, Nanda Putri Zahra Manunggal dari Fisika Angkatan 2020 melakukan kegiatan sosialisasi untuk masyarakat desa khususnya para ibu rumah tangga mengenai bahaya kanker payudara dan menghimbau untuk mengenali ciri-ciri, cara periksa sadari (periksa payudara sendiri), serta upaya pengobatannya sejak dini.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, tanggal 19 Januari yang dimulai dengan pemberiakan pemahaman mengenai apa itu kanker payudara, ciri-ciri, hingga upaya pengobatannya. Mahasiswa tersebut menyampaikan bahwa sejatinya penting bagi kita untuk mengenali ciri-ciri kanker payudara. Adapun beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain yakni perubahan pada bentuk atau ukuran payudara, keluar cairan dari puting tanpa disertai dengan tekanan, benjolan yang teraba pada payudara atau ketiak, serta perubahan warna atau tekstur kulit di sekitar payudara.

Nanda mengatakan bahwa upaya pencegahan sangat penting untuk mengurangi risiko kanker payudara. Dianjurkan untuk secara rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri, menjaga gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan menghindari kebiasaan merokok serta konsumsi alkohol yang berlebihan dapat membantu menjaga kesehatan payudara dan mengurangi risiko terkena kanker.

Namun jika telah ter-diagnosis memiliki kanker payudara, langkah-langkah pengobatan yang dapat dilakukan mencakup pembedahan, kemoterapi, radioterapi, dan terapi target. Pemilihan metode pengobatan akan disesuaikan dengan jenis dan stadium kanker. Konsultasikan dengan tim medis untuk merancang rencana pengobatan yang paling efektif dan sesuai dengan kondisi masing-masing individu.

“Dengan pengetahuan yang benar, tindakan pencegahan yang tepat, dan deteksi dini, kita dapat bersama-sama melawan kanker payudara. Mari menjaga kesehatan payudara dan mendorong kesadaran untuk menciptakan dunia di mana kanker payudara bukan lagi menjadi ancaman besar.” Ujar Nanda di penghujung acara sosialisasi tersebut.

Setelah itu, acara sosialisasi pun di tutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama yang diikuti oleh seluruh perserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *